sambak.desa.id – Bagi yang pernah tinggal di desa, mungkin tak asing dengan makanan ini. Balung Kuwuk, begitulah orang desa menyebutnya. Makanan legendaris ini begitu popular di masyarakat. Entah siapa dulu yang pertama kali memberi nama makanan ini dengan nama “Balung Kuwuk”. Menurut bahasa, balung berarti tulang. Sedangkan Kuwuk adalah sejenis hewan berkaki empat mirip luwak. Balung Kuwuk berarti Tulang Kuwuk. Mungkin karena makanan ini dulu terkenal keras jika dimakan. Tapi Bawuk yang diproduksi oleh BUMDes Kartadesa ini beda. Sangat Renyah.

Balung Kuwuk merupakan makanan Jaman Kuno, namun kini Bumdes Kartadesa coba mengangkat kembali snack Jaman Kuno ini dengan Citarasa Jaman Now. Rupa boleh sama, tapi rasa dan renyahnya berbeda. Taburan bumbu rempahnya yakin bikin mulut enggan berhenti mengunyahnya.

Kenapa kemudian Bawuk yang dipilih? Direktur BUMDes Kartadesa Amron Muhzawawi mengatakan istilah Bawuk sudah sangat melekat di masyarakat.

“Biar unik saja, sudah popular dimasyarakat”.  Ujarnya.

Ia juga menjelaskan, BUMDes akan terus berkomitmen mengangkat potensi lokal yang ada di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.

“BUMDes akan terus berkomitmen mengangkat potensi lokal yang ada, salah satunya balung kuwuk ini yang memang sejak dulu sudah ada. Kita kasih bumbu dan dikemas secara lebih menarik.” Pungkasnya.

Bawuk ini adalah salah satu produk dari BUMDes Kartadesa. Dibuat oleh warga di kemas dan dipasarkan oleh BUMDes. Dan sudah bisa dibeli baik secara off line maupun online. (rfq)

Bawuk (Balung Kuwuk)

 

(Telah dibaca 469 kali, dibaca 1 kali hari ini)