sambak.desa.id – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang bersama Pemerintah Desa Sambak dan perwakilan warga lakukan penebaran bibit ikan, Senin (19/03/2018). Tak kurang dari 10.000 bibit ikan di tebar di dua titik. Yakni embung sambak dan sungai yang ada di desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.  Adapaun Jenis ikan yang ditebar di embung adalah ikan Emas dan Tawes, dan  yang ditebar disungai adalah ikan nilem.

Masagung Prawata Kepala Seksi Produksi, sarana dan prasarana Budidaya Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pengembangan Sumber Daya Alam, yakni pelestarian sumberdaya hayati perairan. Fokusnya adalah sumber daya ikan. Karena penangkapan Ikan yang berlebihan tanpa di imbangi dengan  pelestarian penebaran, dikhawatirkan akan timbul populasi yang menurun drastis.

“Contoh seperti ikan Beong, Tombro, Nilem itu kalau tidak disertai dengan penebaran, ada kemungkinan suatu hari nanti akan punah karena penangkapan yang tidak terkendali. Terlebih jika penangkapannya menggunakan racun, setrum dan sejenisnya itu akan memperparah penurunan populasi ikan, karena ikan yang kecil-kecil akan ikut mati.” Ujarnya.

Ia berharap populasi ikan meningkat, tingkat konsumsi ikan juga meningkat. Karena konsumsi Ikan dikabupaten magelang masih terbilang rendah dibanding dengan daerah lain.

“Jika populasi ikan meningkat, harapannya tingkat konsumsi ikan juga meningkat. Karena ikan ini adalah sumber protein yang sangat bagus”. Tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa partisipasi masyarakat terkait dengan pengawasan populasi ikan juga sangat diharapkan. Adanya kelompok-kelompok yang peduli dengan lingkungan akan sangat membantu. Pengawasan dan penindakan  terhadap perusakan habitat ikan juga sangat perlu dilakukan.  Apalagi di dukung dengan peraturan desa (perdes).

“Partisipasi dari Kelompok-kelompok masyarakat yang peduli dengan lingkungan juga sangat kami harapkan. Lalu dikuatkan dengan Perdes.”Pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sambak Dahlan juga mengatakan pentingnya menjaga lingkungan perairan yang ada di Desa Sambak. Jika lingkungan bersih, sungai bersih ditambah dengan tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara diracun, setrum dan sejenisnya nantinya populasi ikan akan meningkat.

“Makanya saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Desa Sambak harus selalu menjaga lingkungan. Jangan menangkap ikan dengan cara merusak. Nyetrum, racun dan sejenisnya adalah dilarang.” Katanya.

Ia juga menghimbau kepada warga agar aktifitas memancing ditunda dulu agar ikan-ikan yang baru ditebar tumbuh besar dan berkembang biak. “Aktifitas mancing di embung maupun disungai ditunda dulu, biar ikan-ikannya besar dan berkembang biak”. Pungkasnya.

Penebaran ikan diikuti oleh beberapa unsur antara lain dari Dinas Peterikan Kabupaten Magelang, Pemdes Sambak, Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pemuda, Mahasiswa dan pelajar.(***)

(Telah dibaca 71 kali, dibaca 1 kali hari ini)