sambak.desa.id – Forum Anak Desa Sambak (FONDAS) Kecamatan kajoran kabupaten Magelang menggelar acara sosialisasi tentang ber-Internet dan sosial media yang bijak, ahad (24/12/2017). Acara yang diikuti oleh belasan remaja tersebut berakhir pada pukul 12.00  siang. Dalam sambutannya ketua FONDAS, Sumardi mengatakan acara ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tentang pentingnya hati-hati dalam menggunakan sosial media.

“Acara ini bertujuan agar kita semua, khusunya remaja lebih hati-hati dalam menggunakan sosial media. Karena ada aturannya. Jadi tidak boleh sembarangan”. Kata dia.

Senada dengan hal tersebut, Pembina FONDAS Marfuatun juga mengatakan hal serupa. Beliau mengatakan bahwa perkembangan sosial media saat ini sangat pesat. Oleh karena itu tidak boleh sembarangan. Disamping itu beliau juga berharap sering diadakan acara seperti ini. Karena disamping positif, juga bisa menjadi ajang belajar berbicara di depan umum khususnya remaja yang ada di Desa Sambak.

“Perkembangan sosial media saat ini sangat pesat. Karenanya tidak boleh sembarangan menggunakannya. Terlebih sekarang sudah ada UU ITE. Acara-acara seperti ini sangat bagus. Sangat positif. Disamping bisa menambah wawasan dan pengetahuan, juga bisa menjadi ajang belajar berbicara di depan umum bagi remaja.” Ujarnya.

Dalam acara tersebut, FONDAS mengundang Muhammad Ainur Rofiq pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Sambak sebagai narasumber. Dalam pemaparannya rofiq mengatakan secara global tentang perkembangan internet saat ini. Disampaikan pula dampak positif dan negatif  dengan pesatnya perkembangan internet dan sosial media belakangan ini.

“Sebagian besar saat ini sudah akrab dengan internet dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya menjadi gaya hidup, namun sudah menjadi kebutuhan.” Katanya mengawali.

Internet, sosial media bersifat netral. Baik buruknya konten tergantung pada manusianya. Mau dipakai buat apa sosial media tersebut merupakan wewenang penuh para penggunanya. Tapi rofiq juga mengingatkan ada beberapa norma dan aturan yang berlaku.

“Internet, sosial media itu netral. Baik buruk konten wewenang sepenuhnya ada pada para pengguna. Tapi ingat, ada norma dan aturan yang berlaku. Jika sosial media digunakan untuk hal-hal negatif ya siap-siap saja berhadapan dengan hukum yang berlaku”. Tambahnya.

Yang terpenting menurut rofiq adalah bahwa Internet, sosial media ini bisa membawa perubahan di masyarakat. Bisa menggerakkan kepedulian dan empati terhadap lingkungan sosialnya.Terlebih sekarang banyak berdedar berita hoax. Salah satu cara untuk melawannya adalah dengan produksi konten yang positif.

“Yang paling penting adalah bahwa internet, sosial media ini bisa membawa perubahan bagi perilaku positif masyarakat. Menumbuhkan kepedulian dan empati dilingkungannya masing-masing. Terlebih sekarang, banyak hoax dimana-mana. Salah satu cara melawannya adalah produksi konten positif”. Pungkasnya.

(Telah dibaca 79 kali, dibaca 1 kali hari ini)