Pemerintah Desa (Pemdes) Sirahan Kecamatan Salam Kabupaten Magelang melakukan study banding ke Desa Sambak Kec. Kajoran, kamis (08/08/2019). Ada sekitar 30 orang yg datang dengan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sirahan.

Jam 08.30 rombongan dari desa Sirahan sudah tiba di jalan masuk menuju area embung dengan mengendarai satu unit bus 3/4 dan satu mobil luxio bertuliskan Pemdes Sirahan.

Kunjungan ini sudah direncanakan 2 pekan lalu. Saat itu Kepala Desa beserta pemerintah desa Sirahan berkunjung ke balaidesa Sambak, berdiskusi bersama pemerintah desa Sambak dan ketua BUMDes Kartadesa untuk mengadakan kegiatan study banding ini. Tujuannya untuk belajar mengenai potensi dan sumber daya di desa Sambak, proses pendirian badan usaha milik desa (BUMDes), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sekaligus berkunjung ke sentra2 ekonomi kreatif.

Acara dimulai dengan sesi diskusi singkat di gazebo yg terletak di Dusun Sedhan (area embung). Gazebo ini baru saja jadi. Bahkan tiang penyangga cor pun belum dicopot. Tapi meski begitu, gazebo yang belum diberi nama ini sudah dua kali digunakan untuk acara. Yang pertama sekitar 2 minggu lalu, untuk kegiatan jambore proklim tingkat jawa tengah.

Kepala Desa Sambak, Bapak Dahlan membuka diskusi dengan memaparkan berbagai potensi dan sumber daya di desa yang ia pimpin. Ia menegaskan bila ke depan Sambak akan menjadi salah satu desa wisata yang bisa mendatangkan banyak manfaat positif untuk warganya.

Ketua BUMDes Kartadesa Amron Muhzawawi pada kesempatan itu menggarisbawahi bila tujuan utama BUMDEs adalah memberdayakan dan menyejahterakan warga. Karena itu BUMdes tidak sepatutnya mendirikan unit usaha yang berpotensi menyaingi atau bahkan mematikan usaha warga.

“Kalau sekedar mendapatkan untung, kita (BUMdes) bisa saja memonopoli kebutuhan proyek desa atau jualan sembako dan semacamnya. Tapi usaha2 seperti itu di desa kami sudah ada warga yang menjalankan. Kami tak mau mengganggu atau menyaingi mereka” Pungkasnya.

Maka diperlukan kreatifitas pengelola BUMdes untuk bisa menggali sector-sektor ekonomi kreatif dengan didasari pada potensi-potensi yang ada di desa.

Sementara itu Ketua KIM Desa Sambak, Kholiq Kurniawan menyebut bila KIM berperan besar dalam mempromosikan potensi-potensi desa. Selama ini, kata dia, banyak tamu berkunjung ke Sambak karena awalnya tahu dari internet.

“Semakin banyak konten-konten positif mengenai sambak di internet maka akan semakin banyak pula yg penasaran datang ke Sambak” kata dia.

Pihak Pemdes Sirahan mengaku mendapat banyak pengalaman baru dengan kunjungan ini. Salah satu hal yg membuat mereka kagum adalah semangat para pemuda Sambak dalam membangun desanya.

“Saya lihat pengurus BUMdes dan KIM ini masih imut-imut semua. Ini luar biasa. Di tempat kami anak-anak mudanya sibuk kuliah lalu kerja di kantoran” kata Ganis, salah satu peserta kunjungan yang juga menjabat kasi di Pemdes Sirahan.

Acara dilanjutkan mengunjungi  instalasi biogas yang mengubah limbah tahu menjadi energi yang bisa menggantikan gas elpiji, dilanjutkan mengunjungi pabrik keripik singkong untuk melihat proses pembuatan keripik singkong, dan yang terakhir industri batagor instant yg mengemas batagor layaknya mie gelas.

(Telah dibaca 27 kali, dibaca 2 kali hari ini)