Jpegsambak.desa.id – Pemuda dusun Jarakan Wetan (timur-red) swadaya membuat penerangan jalan. Sudah sekitar 10 titik tiang lengkap dengan lampunya dipasang di sepanjang jalan yang menghubungkan antara dusun jarakan timur dan jarakan barat tersebut. Menurut M. Ari Sulestyo, salah satu pemuda setempat mengatakan bahwa semuanya swadaya dengan cara menghimpun dana dari warga.

“Ini semua swadaya, dananya ya dari iuran warga setempat. Ada juga donatur lain dari warga yang berada diperantauan.” Terangnya.

Awalnya, ide dari para pemuda tersebut tidak terlalu mendapat respon yang bagus. Masih ada warga yang “mencibir”, namun seiring berjalannya waktu warga setempat mulai merasakan manfaat dari penerangan jalan tersebut.

“Wah dulu ketika pertama ada sebagian warga yang kurang mendukung, bahkan ada segelintir warga yang sempat “ngendon-ngendoni” (mematahkan semangat-red) pemuda untuk membuat penerangan jalan. Tapi ya sekarang kita lihat sendiri, manfaatnya bisa dirasakan.” Tambah Ari sambil terkekeh.

Tak hanya itu, untuk mengatasi konsumsi daya yang terlalu besar mereka mengakali dengan menggunakan lampu Light-emitting diode atau biasa disebut LED. Biarpun watt sangat kecil tetapi justru malah lebih terang. Karena arus listrik tidak mengambil langsung dari tiang listrik besar seperti kebanyakan penerangan lainnya, melainkan dari speedo meter prabayar milik salah satu warga.

“Kita akali pakai lampu LED, karena watt-nya kecil namun jauh lebih terang. Karena tidak ambil  listrik langsung dari togor (tiang listrik-red), melainkan dari speedometer salah satu warga.” Pungkasnya.

Rencanya kedepan penerangan tersebut akan dilanjutkan sampai jalan dusun jarakan timur dan jarakan barat tidak ada titik gelap seperti sekarang. Hal ini tentunya membutuhkan kerjasama dengan warga dusun jarakan barat yang memang berdampingan. (***)

(Telah dibaca 779 kali, dibaca 1 kali hari ini)