Sejarah DesaPimpinan DesaPeta DesaWilayahSarana Umum

IMAG0013

Pada zaman dahulu, saat bangkitnya perlawanan terhadap penjajah belanda di daerah ini merupakan pegunungan yang jarang dikunjungi oleh orang-orang dari luar daerah karena daerah ini dikenal dengan daerah yang sangat angker. Pada saat itu di pegunungan Potorono yang dikenal dengan nama pegunungan  ini banyak ditumbuhi  antara lain pohon mahoni, beringin,  aren dan pohon lain yang dapat menutup tanah dari ancaman erosi.

Di salah satu sudut pegunungan Potorono ini terdapat padepokan yang  dikenal dengan padepokan Kyai SIGAENG dan banyak dikenal sebagai tempat menggembleng mental bagi keturunan raja Jawa pada jaman itu,  sebagai sarana penggemblengan para santri-santrinya ada sebuah  tempat  yang khusus digunakan untuk kegiatan ritual , tempat tersebut diberi nama PERTAPAN (kependekan dari PERTAPAAN / tempat untuk bertapa)

Konon tokoh sejarah yang pernah mengunjungi padepokan Kyai Sitedeng ini antara lain adalah Pangeran Sambernyowo dan Pangeran Diponegoro dimana  kedua tokoh tersebut meninggalkan bekas/petilasan kaki kuda di sebuah batu yang berada di jalan setapak menuju ke Padepokan Kyai Sigaeng.

Dari tempat inilah asal usul nama desa Sambak terucap dari para pengunjung padepokan, mengawali dengan perbincangan yang menyebutkan kekaguman terhadap keadaan pada saat itu “ Wah panggenan puniko menawi dipun tingali kok SAE PIYAMBAK (wah tempat itu kalau dilihat kok paling bagus).

Karena cantrik-cantrik itu selalu mendengar ungkapan tersebut maka mualailah menjadi pembicaraan penduduk tentang ungkapan SAE PIYAMBAK yang menjadi pokok pembicaraan.

Untuk mengenang tersebut maka disepakati tempat yang selalu ditunjuk oleh para tokoh ketika mengucapkan SAE PIYAMBAK tersebut diberi nama desa SAMBAK yang merupakan kependekan atau singkatan dari SAE PIYAMBAK.

Cerita ini diambil dari : Dokumen perdes nomor : 188.4/02/DSXI/2004 tentang rancangan pembangunan jangka menengah desa / RPJMD Tahun 2006 – 2010 Mewujudkan “ Desa Agro Wana Wisata” untuk kemandirian dan kesejahteraan.

NoFotoMasa BaktiNamaCapaian / Prestasi
1 1942-1950Raden Mas Dipo Diwiryomasih dalam tahap penggalian informasi
21951-1955Raden Mas Niti Harjo Karnomaslih dalam tahap penggalian informasi
31955-1989Syarif Affandi Warsana• Penataan wilayah dan perangkat desa, dimana desa Sambak dibagi 8 (delapan) wilayah padukuhan secara administratif.
• Pendirian lembaga pendidikan Sekolah Rakyat (SR)
• Pembangunan infrastuktur jalan antar dusun sehingga semua dusun dapat dimasuki kendaraan roda 4 (empat). Pekerjaan ini banyak melibatkan swadaya dan gotong-royong masyarakat.
• Pengukuran tanah milik Warga, milik Desa, Wakaf dll. sesuai dengan fungsinya.
• Pembangunan bidang pendidikan yaitu berdirinya lembaga pendidikan dari TK, SD dan MI serta SMP. Hal ini termasuk pengadaan gedung dan sarana prasarana yang lain termasuk guru / pengajar.
• Pengadaan Lapangan Desa.
• Peningkatan pelayanan masyarakat dengan pembenahan administrasi dan koordinasi tingkat dusun serta pembangunan Balai Desa dan Kantor Desa sebagai pusat pelayanan Masyarakat.
• Peningkatan kesadaran ber-Agama, dengan membangun Masjid dan Musholla di setiap dusun serta kegiatan Pengajian.
• Pembangunan sarana Air Bersih.
• Pembangunan irigasi dan bendungan.
• Pembentukan Kelompok Tani.pPembentukan Lumbung Desa.
• Pembangunan Dam Pengendali.
• Pembangunan Pasar Desa (pasar pahing).
• Pembangunan jalan antar Desa (Aspal).
• Pembangunan jalan macadam antar Dukuh/Dusun.
• Pembangunan Jembatan antar desa dan antar dukuh/dusun.
• Pengelolaan dan penanaman mahoni dan pinus di hutan Negara.
• Penguatan kapasitas kelembagaan (LMD, LKMD, PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna dan Ormas serta Orpol yang ada).
• Kesadaran hukum dan kamtibmas melalui Hansip Desa.
• Kesadaran pembayaran pajak, dengan data pelunasan pajak secara maksimal setiap tahunnya.
• Listrik masuk desa
• Pendirian Pengelolaan Pembayaran Rekening Listrik.
41989-1998DJuliono Pembangunan Jembatan antar dusun Kebonlegi – Sigaung.
• Pengerasan jalan antar desa Sambak - Bambusari
• Rehab Pasar Desa.
• Kesadaran hukum dan kamtibmas melalui Hansip Desa.
• Rehab Balai Desa.
• Kesadaran pembayaran pajak, dengan data pelunasan pajak secara maksimal setiap tahunnya.
51999-2007Bambang Herry Subrastawa• Pembangunan (pengerasan jalan / tlasah, senderan dan jembatan) sepanjang 3 Km dari dusun sambak I, Dusun Sedan, Dusun Kebonlegi dan Dusun Sigaung) melalui program P3DT.
• Pembangunan 15 lokal Kios Desa dengan APBDes dan Swadaya.
• Rehab Pasar Desa (Pahing).
• Pendirian Pasar Desa Sibangkong.
• Rehab Kantor desa dan Balai Desa.
• Perawatan Dam Pengendali.
• Demplot Konservasi di Bengkok Kepala Desa.
• Reformasi Pemerintahan Desa.
• Penguatan kapasitas perangkat desa dan lembaga-lembaga desa.
• Pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
• Pendirian Panti Asuhan.
• Merintis Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).
• Pemetaan Blok Pengelolaan Hutan.
• Pendirian Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
• Pelestarian Kelompok Tani.
• Pembentukan Kelompok Tani Hutan Rakyat.
• Pembentukan Kelompok Ternak.
• Pendirian Kampung Ternak.
• Pembentukan KTNA.
• Perintisan Agro Wana Wisata.
• Pengelolaan Air Bersih.
• Pembangunan Infrastruktur Irigasi sepanjang 9 Km.
• Pembangunan Bendungan sebanyak 3 unit.
• Pembangunan jalan produksi menuju hutan Negara sepanjang 1 km.
• Pembangunan Jalan Produksi Menuju Dusun Sedan jalur selatan sepanjang 1 km.
• Pelestarian Lumbung Desa.
• Merintis Kerjasama/MOU bidang Pendampingan Pembangunan dengan Perguruan Tinggi, LSM Dalam dan Luar Negri, BUMN dan Kementrian.
• Penyadaran kepada warga tentang pembayaran PBB
6http://sambak.desa.id/wp-content/uploads/2015/04/1525356_10201137167327388_1800117512_n.jpg2007-sekarangDahlan• Pembentukan kelompok tani konservasi.
• Pembangunan senderan dusun Sigaung – Kebonlegi.
• Pembangunan senderan dusun Punduhan.
• Pembangunan Gullyplug di dusun Sedan sebagai penahan erosi.
• Pembentukan Tim Kerja Pembangunan Desa Sambak.
• Program PNPM Pariwisata Kemenbudpar.
• Pembangunan Senderan dusun Sedan.
• Perawatan Dam Pengendali.
• Penyadaran kepada warga tentang pembayaran PBB.
• Pembentukan Forum Kesehatan Desa (FKD).
• Pembentukan Gapoktan.
7

PETA DESA SAMBAK

 

Luas Wilayah desa Sambak adalah 334.532 Ha

Batas Desa :

– Sebelah Utara                                   : Desa Mangunrejo

– Sebelah Selatan                                 : Desa Madukoro

– Sebelah Barat                                    : Desa Bambusari.

– Sebelah Timur                                   : Desa Bumiayu.

Wilayah Dusun

DUSUN Jumlah KK Laki-laki Perempuan Jumlah
SAMBAK I 81 144 129 273
SAMBAK II 72 114 126 240
JARAKAN BARAT 49 91 101 192
JARAKAN TIMUR 42 86 81 167
PUNDUHAN 101 164 184 348
SINDON 57 110 88 198
MIRIOMBO 49 66 80 146
KEBONLEGI 50 79 66 145
SIGAUNG 98 142 144 286
SEDAN 33 72 61 133
JUMLAH TOTAL 632 1068 1060 2128

Geografis

Desa Sambak memiliki Konfigurasi berupa Pegunungan dengan ketinggian antara 438 – 750 m diatas permukaan laut (MDPL), sehingga tergolong dataran tinggi. Suhu di daerah ini cukup dingin. Jenis tanah yang ada di wilayah Sambak sebagian besar adalah tanah Andisol.

Tanah Andisol terbentuk pada iklim yang beraneka ragam dengan batuan induk Vulkanik. Sifat tanah Andisol adalah bersolum tebal/dalam dan berwarna kuning terang,makin dalam makin terang. Tekstur Liatnya Silty loam dengan kadar liat kurang dari 30%. Kepekaan tanah Andisol terhadap erosi cukup tinggi, keasamannya bermacam-macam, dan bahan organiknya rendah.

Orbitasi :

Desa Sambak secara administratif termasuk dalam wilayah kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, terletak di arah Barat Kabupaten Magelang, dengan jarak 5 Km dari kantor kecamatan, sedangkan jarak Desa Sambak dari kantor kabupaten Magelang sekitar 33 Km.Waktu tempuh menuju daerah kecamatan sekitar 15 menit, sedangkan waktu tempuh kira-kira 45 menit menuju ibukota Kabupaten

JenisNamaJumlahJarak dari desa
Balai Pertemuan1. Balai Desa
2. Balai Dusun
3. Balai RW
1 unit
1 unit
1 unit
-
-
-
Pendidikan1. PAUD
2. TK
3. SD
4. MI
4. SMP
5. SMA / SMK
6. Perguruan Tinggi
7. Pendidikan Non Formal
1 pos
1 unit
1 unit
1 unit
1 unit
0 unit
0
Paket C
-
-
-
-
5 km
25 km
-
Kesehatan1. Rumah Sakit
2. Puskesmas
3. Puskemas Pembantu
4. Pos Kesehatan Desa
5. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
6. Pos KB
7. Praktek Dokter
8. Prakter Bidan
0
0
0 unit
1 unit
4 unit
4 unit
0 unit
1 unit
-
-
-
-
-
-
-
-
Keagamaan1. Masjid Jam'i
2. Masjid / Mushola
3. Gereja
4. Vihara
5. Klenteng
0 unit
12 unit
0 unit
0 unit
0 unit
-
-
-
-
-
Ekonomi1. Pasar Kabupaten
2. Pasar Kecamatan
3. Pasar Desa
3. Bank
4. ATM
5. Kios Desa
0 unit
0 unit
1 unit
0 unit
0 unit
5 kios
25 km
5 km
-
5 km
5 km
-
Air Bersih1. PDAM Kabupaten
2. Pamsimas – Desa
3. Pemandian Umum
100 KK
300 KK
10 unit
Informasi & Komunikasi1. Papan Pengumuman
2. Buletin Desa
3. Radio Komunitas
4. TV Streaming Desa
5. Website Desa
6. Free WiFi (hotspot)
9 pos (@ 1 per RW)
1 terbitan / bulan
1 radio
0 TV Desa
1 website Desa
2 area
Olah raga1. Lapangan Sepak Bola
2. Lapangan Bola Voli
3. Lapangan Basket
4. Lapangan Bulu Tangkis
5. Jogging Track
6. Tenis meja
7. Kolam Renang
0 unit
1 unit
1 unit
2 unit
2 unit
3 unit
1 unit
(Telah dibaca 743 kali, dibaca 3 kali hari ini)